Minggu, 01 Mei 2011

Panda

Ketika saya berpikir tentang sifat hewan yang ingin saya miliki dalam diri saya, saya berpikir tentang Panda..
Hewan asli RRC yang masih satu keluarga dengan Beruang dan mempunyai corak khas putih hitam. Kenapa saya ingin mempunyai sifat seperti Panda? Kebanyakan orang hanya tahu bahwa Panda adalah hewan Herbivora karena kesukaannya memakan Bambu.namun hal sebenarnya adalah bahwa Panda bukanlah hewan pemakan tumbuhan, namun selayaknya keluarga beruang yang kebanyakan pemakan daging. Lalu mengapa Panda memakan Bambu? Hal itulah yang membuat saya ingin memiliki sifat seperti Panda..Panda yang seharusnya hewan karnivora, namun karena kesukaannya kepada Bambu, dia rela tiap hari untuk makan bambu dan karena itulah dia menderita.. ketika Panda mulai memakan Bambu, tumbuh kuku keenam di jarinya sebagai akibat evolusi jari-jarinya dimana kuku tersebut berfungsi untuk memegang rumpun bambu. Proses itu amat sangat menyakitkan untuk seekor Panda. Suhu badannya mulai meningkat untuk beberapa saat sampai kuku itu tumbuh sempurna berminggu-minggu kemudian. Sifat Panda yang terus menekuni kesukaanya sebagai bagian hidupnya dan mendedikasikan hidupnya untuk hal yang dia sukai walau harus bersakit-sakitan dalam menjalani prosesnya tersebut yang membuat Panda salah satu hewan istimewa dan membuat saya menginginkan salah satu sifat itu untuk ada dalam diri saya..

Jumat, 24 Desember 2010

Coffee In Me..

suatu hari, si adek minta tolong buat dibikinin lirik dengan aransemen lagu yang sudah dia buat..karena sedang nganggur dan tertantang untuk membuat sebuah lirik (dimana saya selalu gagal membuatnya menurut saya) maka akhirnya saya memutar otak dan terjadilah lirik ajaib ini..

..berkisah tentang suasana pagi dan kenikmatan menyeruput kopi di pagi hari. namun ada sedikit yang berbeda ketika lamunan atau sedikit renungan pagi ini terasa begitu sepi. kesendirian yang tak lazim ini membuat suatu kenangan lama terlintas kembali dan sedikit rasa penyesalan menjalar melalu rasa kopi yang pahit manis sedikit asam..

Coffee In Me


Sun wakes me up in this dawn
The turquoise sky greets
Then I make my coffee
I realize that its quite morning
Staring at your pic on that wall
Trying to remember something

Reff:
There’s no longer you in here
There’s no longer you with me
You and I just like this coffee
Bitter sweet memories x2

I see birds flying high
Through behind the clouds
Leave me with my coffee
And then I see your reflection
Or it is just my confession
Trying to remember something

Kamis, 11 November 2010

Nikmati Kopinya, Bukan Cangkirnya

Sekelompok alumni satu universitas yang telah mapan dalam karir masing-masing berkumpul dan mendatangi professor kampus mereka yang telah tua. Percakapan segera terjadi dan mengarah pada keluhan tentang stress di pekerjaan dan kehidupan mereka.

Menawari tamu-tamunya kopi, professor pergi ke dapur dan kembali dengan porsi besar berisi kopi dan cangkir berbagai jenis dari porselin, plastic, gelas kristal, gelas biasa, beberapa di antaranya gelas mahal dan beberapa lainnya sangat indah, dan mengatakan pada para mantan mahasiswanya untuk menuang sendiri kopinya.

Setelah semua mahasiswanya mendapat secangkir kopi di tangan, professor itu mengatakan: “Jika kalian perhatikan, semua cangkir yang indah dan mahal telah diambil, yang tertinggal hanyalah gelas biasa dan murah saja. Meskipun normal bagi kalian untuk mengingini hanya yang terbaik bagi diri kalian, tapi sebenarnya itulah yang menjadi sumber masalah dan stress yang kalian alami.”

Pastikan bahwa cangkir itu sendiri tidak mempengaruhi kualitas kopi. Dalam banyak kasus, itu hanya lebih mahal dan dalam beberapa kasus, bahkan menyembunyikan apa yang kita minum. Apa yang kalian inginkan sebenarnya adalah kopi, bukan cangkirnya, namun kalian secara sadar mengambil cangkir terbaik dan kemudian mulai memperhatikan cangkir orang lain. Sekarang perhatikan hal ini: hati kita bagai kopi, sedangkan pekerjaan, uang dan posisi adalah cangkirnya. Sering kali karena berkonsentrasi hanya pada cangkir, kita gagal untuk menikmati kopi yang Tuhan sediakan bagi kita.

Catatan: Kehidupan yang sesungguhnya adalah hati anda. Apakah anda merasa bahagia dan damai? Apakah anda mencintai dan dicintai oleh keluarga, saudara dan teman-teman anda? Apakah anda tidak berpikir buruk tentang orang lain dan tidak gampang marah? Apakah anda sabar, murah hati, bersukacita karena kebenaran, sopan dan tidak egois?

Hanya hati anda dan Tuhan yang tahu. Namun bila anda ingin menikmati kopi dan bukan cangkirnya, hal-hal yang tidak semarak ini harus lebih mengendalikan anda ketimbang hal-hal semarak seperti pekerjaan, uang dan posisi anda!

sumber: milis Cetivasi

Minggu, 18 Juli 2010

Solo Batik Carnival

batik di Indonesia adalah salah satu kerajinan yang bernilai tinggi. karya seni dalam pewarnaan kain yang menimbulkan corak khas dari setiap daerah pembuatnya. salah satunya adalah batik solo. batik solo mempunyai pola yang terus dilestarikan yaitu "sidomukti" dan "sidoluruh". namun seiring dengan berkembangnya zaman, muncul juga berbagai corak batik yang lebih modern dengan memadukan dengan corak-corak batik dari luar solo dan bermunculan banyak tempat wisata batik seperti kampung batik laweyan dan wisata kampung batik kauman. dalam rangka untuk menjaga konsistensinya sebagai kota batik, setiap tahun sekali solo mengadakan acara bertajuk Solo Batik Carnival..



pagelaran besar masyarakat solo ini digelar untuk ketiga kalinya pada tanggal 23 Juni 2010. kemeriahan di jalan utama kota solo ini terjadi kira-kira pukul tiga sore ketika parade batik terbesar di Indonesia dimulai..





















semua kegembiraan ini tidak lepas dari para pendukung karnaval ini seperti pemerintah kota, panitia, pengiring karnaval, dan tentu saja antusiasme masyarakat solo..












terimakasih untuk semua pihak yang telah berpartisipasi sehingga membuat acara istimewa ini semakin luar biasa. semoga batik menjadi warisan bangsa yang tidak akan pernah dilupakan dan akan dilestarikan selamanya. dan solo akan selalu dikenang sebagai kota pelestari batik di bumi ini..

Sabtu, 17 April 2010

bintang utara

aku seorang renta. seorang pelaut tua, pelantun tembang penggugah hati. aku hanya punya satu teman yang setia menemaniku dimanapun aku. satu kekasih yang hanya tersenyum ketika aku mengeluh. satu pemandu yang selalu mengarahkanku ketika ku tersesat. dialah si polaris. si gadis kutub yang kehangatannya bagaikan selimut buluk di gubuk reyotku..
hei, bintang. tidakkah kau lelah menyalakan sinarmu seharian penuh? istirahatlah barang sejenak di sisiku.. namun dia hanya diam dan mengerlingkan sinarnya. hei, bintang. tidakkah kau takut sendirian di gulita ini? kemari dan bernyanyilah bersamaku, dengan cukulele tuaku ini, kita ramaikan samudera.. lagi-lagi dia hanya diam dan mengerlingkan sinarnya. hei, bintang kasihku. kemarilah dan peluklah pria renta ini. temani pria ini minum arak hingga fajar bergabung dengan kita.. dia masih diam. ayolah bintangku. deburan ombak ini mulai menganggu telingaku yang mulai tuli, senangkanlah aku di hari akhirku.. dia masih diam. bintang..aku tahu aku tak sempurna. hanya mantan perompak tak bernama. pelaut tua tanpa identitas. pulau ini rupanya juga sudah tak menginginkanku lagi. entah kenapa hari-hari ini aku selalu bermimpi tentang seorang bidadari cantik di balik cahaya yang memintaku terbang bersamanya. nyaman rasanya. dan aku yakin itu kamu bintangku..ayolah polaris. ajaklah aku kesana, menari bersamamu.. setidaknya sekali saja kau berbincanglah denganku.. ayolah..tidakkah kau kasihan padaku bintang. aku tahu hari ini adalah giliranku. aku tidak berada di baris depan maupun akhir. aku hanya tahu bahwa sebentar lagi aku menghadapNya. sang Khalik..dan satu hal yang kutakutkan di dunia yang sepi ini adalah meninggalkanmu..siapa nanti yang menyanyikanmu lagu kerinduan ketika kau tak bersamaku..siapa nanti yang berkeluh denganmu ketika badai menerpamu..siapa nanti yang menari bersamamu ketika purnama tiba..siapa nanti yang menemani tidurmu ketika mentari terbit..aku takut kau sendiri bintang..
ini mungkin tangisan terakhirku bintang..keluhan terakhirku..kemarilah bintang. temani aku menghabiskan nafasku. kemarilah sahabatku. nyanyikanlah lagu kerinduan kita. kemarilah kekasihku.peluklah aku dalam mimpi panjangku..kemarilah bintangku..kemarilah..

Minggu, 28 Maret 2010

Kodok Tuli

suatu hari sekelompok kodok berjalan-jalan di suatu peternakan. tanpa sengaja beberapa kodok terjatuh dalam seember besar susu sapi yang baru saja diperas. mereka pun panik dan mencoba untuk berenang ke tepian. beberapa mencoba meminum susu tersebut, namun sia-sia karena besarnya ember tersebut. kodok-kodok yang di atas menyoraki mereka, "sudahlah, menyerah saja, kalian tidak mungkin bisa keluar dari ember susu yang lengket itu!" namun mereka tidak mempedulikan teriakan kodok-kodok di atas, mereka masih mencoba untuk berenang ke tepi dan meminum susu tersebut. selang beberapa saat kemudian, kodok yang meminum susu tersebut, mati karena kembung dan yang lainnya menyerah untuk berenang dan akhirnya pun mati tenggelam. namun ada satu kodok yang tidak mau menyerah dan terus berenang. sedangkan kodok-kodok yang di atas ember tetap saja menghasutnya untuk menyerah, namun si kodok itu terus saja berenang dan berenang walau tahu tak mungkin untuk sampai ke tepian karena bgtu lengketnya susu tersebut. namun lama kelamaan susu tersebut menjadi padat dan padat dan akhirnya menjadi agak keras untuk bisa si kodok naik di atasnya. dia pun selamat dan cukup dekat untuk bisa melompat ke atas ember. kodok-kodok yang di atas pun tertegun dan baru sadar ketika kodok tersebut terus menggerakan badannya susu itu pun menjadi mentega. salah satu dari kodok yang di atas kemudian bertanya kepada kodok yang selamat tersebut,"kenapa kamu tidak menyerah seperti kodok-kodok yang lainnya, padahal kami sudah berteriak-teriak untuk membuatmu menyerah saja?" namun kodok tersebut tetap diam saja."hei!aku tanya kenapa kamu tadi tidak menyerah padahal kami sudah berteriak-teriak untuk membuatmu menyerah?!" tetap saja kodok itu diam. karena kesal, ditanya tapi diam saja, sambil menggerutu, mereka pun pergi meninggalkan kodok tersebut. kodok itu heran, kenapa mereka meninggalkan dia sambil marah-marah. usut punya usut, ternyata kodok tersebut tuli, dan ketika kodok-kodok yang lain berteriak-teriak untuk menghasutnya supaya menyerah, dia mengira mereka berteriak-teriak memberikan semangat padanya.

Senin, 15 Maret 2010

orang bingung

melakukan suatu hal dengan cara yang sama namun mengharapkan hasil yang berbeda..